//
Pemko Payakumbuh Pertajam Strategi Pembangunan RKPD 2027 Melalui FKP Rancangan Awal RKPD Kota Payakumbuh

Langkah strategis Kota Payakumbuh dalam menatap masa depan kini sepenuhnya berpijak pada ketajaman visi dan kualitas manusia sebagai modal utama pembangunan daerah. Hal ini ditegaskan secara mendalam dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Payakumbuh Tahun 2027 yang mengusung tema besar "Transformasi Sosial Ekonomi yang Inklusif dan Berdaya Saing melalui Penguatan Kualitas SDM serta Kualitas Layanan Publik". FKP yang dilaksanakan pada Jum’at 30 Januari 2026 ini dihadiri oleh Wakil Walikota, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Asisten I Setdako, Kepala Bappeda, kepala OPD se-Kota Payakumbuh, unsur Forum Anak, serta berbagai pemangku kepentingan pembangunan lainnya. Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menekankan bahwa di tengah dinamika global, Payakumbuh wajib mengandalkan inovasi, kreativitas, dan tata kelola pemerintahan yang bersih untuk dapat bersaing di tingkat regional maupun nasional. Melalui mekanisme FKP yang partisipatif ini, dokumen RKPD 2027 diposisikan bukan sekadar prosedur administratif tahunan, melainkan kompas pembangunan yang inklusif untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat secara komprehensif.

Optimisme pemerintah kota dalam menyongsong tahun 2027 diperkuat oleh potret indikator makro yang menunjukkan tren positif yang solid. Berdasarkan paparan Kepala Bappeda, Drs. Syafwal, pertumbuhan ekonomi Payakumbuh diproyeksikan terus meningkat dengan target ambisius mencapai 7,12 persen pada tahun 2027, melampaui target provinsi dan nasional. Prestasi ini kian mentereng dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang telah menyentuh angka 81,62—tertinggi ketiga di Sumatera Barat—serta keberhasilan menekan angka kemiskinan hingga ke level 4,95 persen pada tahun 2025. Kinerja pemerintah secara keseluruhan juga menunjukkan hasil yang sangat memuaskan, di mana sebagian besar indikator sasaran visi daerah mendapatkan predikat "Sangat Tinggi", yang mencerminkan efektivitas kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan program-program strategis.

Menuju tahun ketiga pelaksanaan RPJMD 2025–2029, Pemerintah Kota Payakumbuh telah menetapkan lima prioritas utama yang menjadi fokus pembangunan di tahun 2027. Prioritas tersebut meliputi Peningkatan Sumber Daya Manusia yang berakhlak mulia, sehat, berkualitas dan berdaya saing; Peningkatan perekonomian yang berkualitas, unggul, berdaya saing berbasis produk unggulan dan inovasi; Peningkatan Kualitas Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Yang Bersih, Akuntabel Serta Berkualitas, Peningkatan Tata Kehidupan Sosial Dan Budaya Kemasayarakatan Berdasarkan Falfasah Adat Basandi Syara’ –Syara’ Basandi Kitabullah, serta  Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Yang Berwawasan Lingkungan. Selain itu, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan—seperti penataan kawasan pasar, pengelolaan sampah yang terpadu, dan penyediaan ruang publik—tetap menjadi perhatian serius dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sosial budaya berlandaskan filosofi Adat Basandi Syara’–Syara’ Basandi Kitabullah. Dengan proyeksi PDRB per kapita yang ditargetkan menembus angka Rp92,57 juta pada 2027, pemerintah kota melalui forum ini berkomitmen untuk menciptakan birokrasi yang modern dan profesional demi menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh warga Kota Payakumbuh. (DS)